Jadwal Vaksinasi Anak IDAI 2024
Buka jadwal vaksinasi anak rekomendasi IDAI, pahami waktunya, lalu cek kembali bersama catatan imunisasi si kecil.
tahun.
- Catat dosisnya
- Rencanakan berikutnya
Jadwal vaksin anak.
Lebih mudah diikuti.
Jadwal imunisasi anak IDAI mencakup usia 0–18 tahun. Ada vaksin dasar, dosis penguat, dan imunisasi kejar. Jadi, membaca usia saja belum cukup: lihat juga vaksin yang sudah diterima.
Siapkan catatan
Bawa buku imunisasi atau bukti vaksin yang pernah diterima. Tidak yakin? Ceritakan kepada dokter.
Baca jadwalnya
Lihat usia, jumlah dosis, dan catatan khusus. Warna pada bagan memiliki arti yang berbeda.
Susun langkah berikutnya
Dokter membantu menentukan vaksin yang masih dibutuhkan serta waktu pemberian yang sesuai.
Jadwal lengkap,
dalam satu pandangan.
Bagan IDAI 2024 membedakan vaksin primer, imunisasi kejar, penguat, kebutuhan di daerah endemis, serta anak dengan risiko tinggi.

Si kecil sedang
di tahap yang mana?
Ringkasan ini membantu mencari bagian bagan. Waktu persis dan dosis lanjutan tetap mengikuti jenis vaksin, riwayat, serta catatan IDAI.
| Usia | Panduan singkat |
|---|---|
| Saat lahir–1 bulan | Hepatitis B, polio, dan BCG. Prioritas awal kehidupan ini memiliki waktu pemberian yang perlu diperhatikan. |
| 2–6 bulan | Seri dasar DTP, polio, hepatitis B, Hib, PCV, dan rotavirus. Influenza mulai usia 6 bulan. Jadwal dosis bergantung pada jenis vaksin yang digunakan. |
| 9–18 bulan | MR pada usia 9 bulan, dilanjutkan MR/MMR dan dosis penguat sesuai jadwal. Varisela dan hepatitis A mulai usia 12 bulan; PCV memiliki dosis penguat. JE diberikan dengan mempertimbangkan daerah endemis. |
| 2–5 tahun | Tifoid mulai usia 2 tahun dan diulang tiap 3 tahun. Lanjutkan influenza tahunan, dosis lanjutan atau imunisasi kejar sesuai riwayat anak. |
| 5–8 tahun | Dosis penguat DTP dan MR/MMR berada pada rentang usia sekolah dalam bagan IDAI. Dengue mulai usia 6 tahun pada jadwal ini, dengan pilihan vaksin dan syarat sesuai produk. |
| 9–18 tahun | HPV mulai usia 9 tahun; jumlah dosis berbeda menurut usia saat memulai dan kondisi kesehatan. Td/Tdap, influenza tahunan, serta tifoid ulangan dievaluasi bersama riwayat vaksinasi. |
Catatan kecil yang
penting diperhatikan.
| Vaksin | Panduan singkat |
|---|---|
| Hepatitis B & polio | Dimulai sejak lahir, dilanjutkan seri dasar dan dosis berikutnya sesuai bagan. Catatan vaksin kombinasi membantu dokter menilai dosis yang sudah lengkap. |
| BCG | Diberikan sekali, dianjurkan segera setelah lahir sebelum usia 1 bulan. Bila belum diberikan, konsultasikan waktu dan evaluasi yang dibutuhkan. |
| DTP & Hib | Seri dasar dimulai usia 2 bulan. Jadwal dapat mengikuti 2–3–4 atau 2–4–6 bulan sesuai produk; lanjutkan dosis penguat yang sesuai. |
| PCV | Seri dasar ditampilkan pada usia 2, 4, dan 6 bulan, dengan penguat pada rentang 12–15 bulan. Anak dengan risiko tinggi memiliki pertimbangan tambahan. |
| Rotavirus | RV1 memiliki 2 dosis dan RV5 memiliki 3 dosis. Ada batas usia pemberian; jangan menunda penilaian jika jadwal terlewat. |
| Influenza | Mulai usia 6 bulan dan diulang setiap tahun. Jumlah dosis pada pemberian pertama perlu disesuaikan dengan usia dan riwayat imunisasi. |
| MR / MMR | MR dimulai usia 9 bulan. Dosis berikutnya berada pada rentang 15–18 bulan dan 5–7 tahun dalam bagan IDAI; dokter menyesuaikan berdasarkan dosis sebelumnya. |
| Japanese encephalitis (JE) | Mulai usia 9 bulan di daerah endemis. Kebutuhan serta dosis lanjutan dinilai dari lokasi tinggal, perjalanan, dan jenis vaksin. |
| Varisela & hepatitis A | Keduanya mulai usia 12 bulan dan memerlukan 2 dosis. Interval antar dosis berbeda menurut vaksin dan usia. |
| Tifoid | Mulai usia 2 tahun, kemudian dosis ulangan setiap 3 tahun pada jadwal IDAI ini. |
| Dengue | Bagan IDAI 2024 menampilkan pemberian mulai usia 6 tahun, sebanyak 2 dosis. Kesesuaian produk, interval, dan kondisi anak harus diperiksa sebelum vaksinasi. |
| HPV | Usia 9–14 tahun umumnya 2 dosis; mulai usia 15 tahun umumnya 3 dosis. Kondisi khusus dapat memengaruhi jumlah dan interval dosis. |
Td/Tdap untuk usia remaja mengikuti riwayat DTP dan jadwal penguat. Jika ada dosis terlambat, terutama rotavirus, konsultasikan batas usia dan interval sebelum melanjutkan.
Masih ada
yang bikin bingung?
Kita mulai dari pertanyaan yang paling dekat dengan kebutuhanmu.
Kalau vaksin anak terlambat, harus mengulang dari awal?
Seri vaksin umumnya dapat dilanjutkan, tetapi jadwal kejar, interval minimum, dan batas usia berbeda menurut vaksin. Bawa catatan imunisasi untuk dinilai dokter; jangan menentukan dosis pengganti sendiri.
Apakah semua vaksin dalam tabel harus diberikan sekaligus?
Tidak. Bagan menunjukkan perjalanan imunisasi selama bertahun-tahun, bukan daftar untuk satu kunjungan. Dokter menentukan vaksin dan kombinasi yang sesuai pada kunjungan tersebut.
Mengapa masih disebut rekomendasi IDAI 2024?
Sumber resmi IDAI yang dirujuk halaman ini berjudul rekomendasi tahun 2024. Tahun tersebut dipertahankan agar versi dokumennya jelas, meskipun halaman KIAN diperbarui pada 2026.
Bolehkah anak yang sedang sakit divaksin?
Kelayakan bergantung pada kondisi anak, beratnya keluhan, dan jenis vaksin. Ceritakan gejala dan riwayat alergi kepada tenaga kesehatan sebelum tindakan.
Bagaimana cek harga dan booking vaksinasi di Bekasi?
Lihat halaman layanan vaksinasi KIAN untuk pilihan dan harga. Hubungi Minki untuk memastikan stok, jadwal dokter, dan kebutuhan sebelum datang; bawa buku imunisasi anak.
Bawa catatannya.
Kita cek bersama.
Minki membantu informasi harga, ketersediaan vaksin, dan jadwal dokter di Klinik KIAN. Rencana vaksinasi ditentukan setelah penilaian medis.
Jl. Pintu Air No. 58, Harapan Mulya, Kota Bekasi 17143.
Senin–Jumat 07.00–21.00 · Sabtu 07.00–20.00 · Minggu tutup.
Jam klinik berbeda dari jadwal praktik dokter. Konfirmasikan sebelum datang.
Rujukan jelas.
Keputusan lebih tenang.
- Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal Imunisasi Anak Usia 0–18 Tahun, Rekomendasi IDAI Tahun 2024. Halaman resmi bertanggal 5 Februari 2025; versi rekomendasi tetap 2024. Bagan dan catatan pemberian tersedia pada dokumen resmi.
Diakses 22 Oktober 2026. Informasi edukasi ini tidak menggantikan konsultasi dokter. Rekomendasi dapat berubah mengikuti bukti, kebijakan, dan ketersediaan produk. Tidak semua vaksin dalam rujukan tersedia di KIAN.